PROFIL B. D. B. H
Dimulai 2015, Tri Wahyuliyanto mengudara dengan nama Bedebah (Bermain dengan Bahagia), yang kemudian diperpendek lagi menjadi BDBH. Musik elektronik-noise menjadi pilihannya dalam melantunkan gagasan. Pemuda asal Sendanggrejo, Tayu, Pati ini menyarikan serat kuno seperti Serat Jangka Jayabaya sebagai panduan komposisinya. Serat tersebut tidak dibacakan, melainkan ditafsir dalam bentuk suara elektronik-noise.
Komentar
Posting Komentar